• Selasa, 6 Desember 2022

Suami Sakit, Ibu Aisyah Harus Bekerja Keras Menafkahi Keluarganya

- Minggu, 28 Agustus 2022 | 10:00 WIB
Ilustrasi penjual bensin eceran. (Ayobandung.com/Tri Junari)
Ilustrasi penjual bensin eceran. (Ayobandung.com/Tri Junari)

ALONESIA.COM - Aisyah, atau yang akrab dipanggil Ibu Aisyah, berjualan bensin sudah sekitar 4 tahun lamanya.

Umur yang sudah tidak lagi muda itu menafkahi keluarganya seorang diri, suaminya di rumah sedang sakit.

Mau tidak mau Ibu Aisyah yang menggantikan suaminya untuk menafkahi keluarganya.

Setiap pukul 08:00 WIB Ibu Aisyah menggelar bensin eceran di pinggir jalan Permata dekat rumah Ibu Aisyah. Tangan yang sudah tidak lagi mampu mengangkat beban berat itu membawa drum-drum yang berisi bensin dari rumah dan memasukannya ke dalam botol bensin.

Baca Juga: 6 Pilihan Tempat Wisata Terpopuler di Manado yang Akan Memanjakan Mata Pengunjung

Semua itu dilakukan Ibu Aisyah seorang diri.

Sebelumnya Ibu Aisyah berjualan bensin tidak sendiri, tetapi ditemani suaminya. Namun, ketika suaminya jatuh sakit, Ibu Aisyah hanya berjualan sendirian dari pagi sampai malam.

Ketika ada kendaraan beroda dua yang berhenti di depannya, dengan sigap Ibu Aisyah berdiri dari duduknya sambil tersenyum.

Bensin itu tidak Ibu Aisyah miliki sendiri. Ia mengambil bensin tersebut dari seseorang. Jika sudah terkumpul hasil penjualan bensin, barulah Ibu Aisyah menyetornya kepada pemilik bensin tersebut.

Halaman:

Editor: Eep Khunaefi

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menelusuri Identitas 'Sikerei' Budaya dari Mentawai

Kamis, 1 September 2022 | 21:29 WIB
X