• Senin, 16 Mei 2022

Tiga Vaksin Ini Jadi 'Booster' Sinovac, Diklaim Mampu Ciptakan Kekebalan Lebih Tinggi

- Selasa, 25 Januari 2022 | 08:15 WIB
Ilustrasi: Vaksin Covid-19. (Pexels/artem-podrez)
Ilustrasi: Vaksin Covid-19. (Pexels/artem-podrez)

ALONESIA.COM - Vaksin dosis penguat alias 'booster' dari vaksin AstraZeneca-Oxford, Pfizer-BioNTech atau Johnson & Johnson diklaim bisa meningkatkan antibodi secara signifikan menurut hasil penelitian.

Vaksin booster diberikan setelah dua dosis vaksin buatan Sinovac.

Menurut para peneliti dari Universitas Oxford, Senin 24 Januari 2022 kemarin, respons antibodi terbaik itu terlihat ketika vaksin berbasis RNA tersebut diberikan sebagai booster setelah vaksinasi lengkap dengan dua dosis CoronaVac buatan Sinovac.

Baca Juga: Soal Isu Ridwan Kamil akan Mimpin IKN, Teddy Gusnaidi: Dia Belum Nusantara

Booster tersebut mampu menambah respons antibodi terhadap virus Covid-19 varian Delta maupun Omicron.

Vaksin CoronaVac sejauh ini telah digunakan di 52 negara, termasuk Indonesia, menurut data COVID-19 Vaccine Tracker.

CoronaVac diklaim oleh produsennya, 51 persen efektif mencegah infeksi bergejala dan 100 persen efektif mencegah terjadinya kasus rawat inap serta penyakit parah.

Baca Juga: Kamu Suka Nanas? Inilah Sederet Fakta Tentang Buah Nanas

WHO menyebut bahwa vaksin Covid-19 apapun yang memiliki efektivitas sedikitnya 50 persen akan membantu mengendalikan pandemi.***

Halaman:

Editor: Imam Tamaim

Sumber: Antara, Reuters

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi: Hentikan Perang Sekarang Juga!

Sabtu, 14 Mei 2022 | 20:03 WIB
X