• Senin, 16 Mei 2022

La Tahzan: Jangan Mengharap "Terima Kasih" dari Seseorang

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:00 WIB
Tabiat untuk mengingkari, membangkang, dan meremehkan suatu kenikmatan adalah penyakit yang umum menimpa jiwa manusia.  (Pixabay/RyanMcGuire)
Tabiat untuk mengingkari, membangkang, dan meremehkan suatu kenikmatan adalah penyakit yang umum menimpa jiwa manusia. (Pixabay/RyanMcGuire)

ALONESIA.COM - Allah menciptakan setiap hamba agar selalu mengingat-Nya, dan Dia menganugerahkan rezeki kepada setiap makhluk ciptaan-Nya agar mereka bersyukur kepada-Nya. Namun, mereka justru banyak yang menyembah dan bersyukur kepada selain Dia.

Tabiat untuk mengingkari, membangkang, dan meremehkan suatu kenikmatan adalah penyakit yang umum menimpa jiwa manusia. Karena itu, Anda tak perlu heran dan resah bila mendapatkan mereka mengingkari kebaikan yang pernah Anda berikan, mencampakkan budi baik yang telah Anda tunjukkan. Lupakan saja bakti yang telah Anda persembahkan.

Baca juga: La Tahzan: Cara Mudah Menghadapi Kritikan Pedas

Bahkan, tak usah resah bila mereka sampai memusuhi Anda dengan sangat keji dan membenci Anda sampai mendarah daging, sebab semua itu mereka lakukan adalah justru karena Anda telah berbuat baik kepada mereka.

Dan, mereka tidak mencela (Allah dan Rasul-Nya) kecuali karena Allah dan Rasul-Nya telah melimpahkan karunia-Nya kepada mereka. (QS. At-Taubah: 74)

Coba Anda buka kembali catatan dunia tentang perjalanan hidup ini!

Dalam salah satu babnya diceritakan: syahdan, seorang ayah telah memelihara anaknya dengan baik. la memberinya makan, pakaian dan minum, mendidiknya hingga menjadi orang pandai, rela tidak tidur demi anaknya, rela untuk tidak makan asal anaknya kenyang, dan bahkan, mau bersusah payah agar anaknya bahagia.

Baca juga: La Tahzan: Biarkan Masa Depan Datang Sendiri

Namun apa lacur, ketika sudah berkumis lebat dan kuat tulang-tulangnya, anak itu bagaikan anjing galak yang selalu menggonggong kepada orang tuanya. la tak hanya berani menghina, tetapi juga melecehkan, acuh tak acuh, congkak, dan durhaka terhadap orang tuanya. Dan semua itu, ia tunjukkan dengan perkataan dan juga tindakan.

Halaman:

Editor: Eep Khunaefi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kenapa Anda Susah Menulis? Inilah 4 Hambatannya

Minggu, 1 Mei 2022 | 10:00 WIB

Inilah 6 Aktivitas Mencegah Kepikunan

Minggu, 1 Mei 2022 | 09:00 WIB

Ingat! Ini 6 Ciri Pasangan yang Harus Kamu Hindari

Kamis, 21 April 2022 | 21:55 WIB

Kiat Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut selama Puasa

Senin, 18 April 2022 | 11:30 WIB

Empat Strategi Orang yang Disiplin

Minggu, 17 April 2022 | 22:50 WIB

Lebih Buruk Mana: Nonton TV, HP atau Laptop?

Minggu, 17 April 2022 | 21:19 WIB

Suka Malas Mandi Sore? Ini Dampak Negatifnya!

Rabu, 13 April 2022 | 14:09 WIB

Sering Konsumsi Susu Beruang? Ini Manfaatnya!

Senin, 11 April 2022 | 22:37 WIB

Kapan Waktu Terbaik untuk Hamil setelah Melahirkan?

Minggu, 10 April 2022 | 18:44 WIB
X