• Senin, 16 Mei 2022

La Tahzan: Berbuat Baik Terhadap Orang Lain, Melapangkan Dada

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 08:00 WIB
Ketika diri Anda diliputi kesedihan dan kegundahan, berbuat baiklah terhadap sesama manusia, niscaya Anda akan mendapatkan ketentraman dan kedamaian hati!  (Pixabay/Peggy_Marco)
Ketika diri Anda diliputi kesedihan dan kegundahan, berbuat baiklah terhadap sesama manusia, niscaya Anda akan mendapatkan ketentraman dan kedamaian hati! (Pixabay/Peggy_Marco)

ALONESIA.COM - Kebajikan itu sebajik namanya, keramahan seramah wujudnya, dan kebaikan sebaik rasanya. Dan orang-orang yang pertama kali akan dapat merasakan manfaat dari semua itu adalah mereka yang melakukannya. Mereka ini, akan merasakan “buah”nya seketika itu juga dalam jiwa, akhlak, dan nurani mereka. Sehingga, mereka pun selalu lapang dada, tenang, tenteram dan damai.

Ketika diri Anda diliputi kesedihan dan kegundahan, berbuat baiklah terhadap sesama manusia, niscaya Anda akan mendapatkan ketentraman dan kedamaian hati! Sedekahilah orang yang papa, tolonglah orang-orang yang terzhalimi, ringankan beban orang yang menderita, berilah makanan orang yang kelaparan, jenguklah orang yang sakit, dan bantulah orang yang terkena musibah, niscaya Anda akan merasakan kebahagiaan dalam semua sisi kehidupan Anda!

Baca juga: La Tahzan: Jangan Mengharap "Terima Kasih" dari Seseorang

Perbuatan baik itu laksana wewangian yang tidak hanya mendatangkan manfaat bagi pemakainya, tetapi juga orang-orang yang berada di sekitarnya. Dan manfaat psikologi dari kebajikan itu terasa seperti obat-obat manjur yang tersedia di apotik orang-orang yang berhati baik dan bersih.

Menebar senyum manis kepada orang-orang yang “miskin akhlak” merupakan sedekah jariah. Ini, tersirat dalam tuntunan akhlak yang berbunyi, “….meski engkau hanya menemui saudaramu dengan wajah berseri.” (Al-Hadits)

Sedang kemuraman wajah merupakan tanda permusuhan sengit terhadap orang lain yang hanya diketahui terjadinya oleh Sang Maha Ghaib.

Baca juga: La Tahzan: Cara Mudah Menghadapi Kritikan Pedas

Seteguk air yang diberikan oleh seorang pelacur kepada seekor anjing yang kehausan dapat membuahkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Ini, merupakan bukti bahwa Sang Pemberi pahala adalah Dzat Yang Maha Pemaaf, Maha Baik dan sangat mencintai kebajikan, serta Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

Wahai orang-orang yang merasa terancam oleh himpitan kesengsaraan, kecemasan dan kegundahan hidup, kunjungilah taman-taman kebajikan; sibukkan diri kalian dengan memberi, mengunjungi, membantu, menolong, dan meringankan beban sesama! Dengan semua itu, niscaya kalian akan mendapatkan kebahagiaan dalam semua sisinya; rasa, warna, dan juga hakekatnya.

Halaman:

Editor: Eep Khunaefi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kenapa Anda Susah Menulis? Inilah 4 Hambatannya

Minggu, 1 Mei 2022 | 10:00 WIB

Inilah 6 Aktivitas Mencegah Kepikunan

Minggu, 1 Mei 2022 | 09:00 WIB

Ingat! Ini 6 Ciri Pasangan yang Harus Kamu Hindari

Kamis, 21 April 2022 | 21:55 WIB

Kiat Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut selama Puasa

Senin, 18 April 2022 | 11:30 WIB

Empat Strategi Orang yang Disiplin

Minggu, 17 April 2022 | 22:50 WIB

Lebih Buruk Mana: Nonton TV, HP atau Laptop?

Minggu, 17 April 2022 | 21:19 WIB

Suka Malas Mandi Sore? Ini Dampak Negatifnya!

Rabu, 13 April 2022 | 14:09 WIB

Sering Konsumsi Susu Beruang? Ini Manfaatnya!

Senin, 11 April 2022 | 22:37 WIB

Kapan Waktu Terbaik untuk Hamil setelah Melahirkan?

Minggu, 10 April 2022 | 18:44 WIB
X