• Senin, 15 Agustus 2022

Ini Tips Mewaspadai 5 Modus Penipuan Daring dari Anggota DPR Muhammad Farhan

- Rabu, 18 Mei 2022 | 14:04 WIB
Muhammad Farhan, Parlemen Indonesia komite keamanan nasional (ist)
Muhammad Farhan, Parlemen Indonesia komite keamanan nasional (ist)

ALONESIA.COM - Modus penipuan secara daring atau online merebak setelah menjamurnya media sosial.

Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan mengingatkan agar masyarakat mewaspadai lima modus penipuan daring yaitu phising, rekayasa sosial, pharming, money mule, dan sniffing.

"Ini adalah berbagai kejahatan yang telah diantisipasi melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta penegakan hukumnya masuk ranah pidana," kata anggota DPR yang mantan presenter radio itu.

Baca Juga: UAS Ditolak Singapura, Pengamat: Kewenangan Negara Lain Tak Perlu Dipertanyakan

Farhan menyampaikan imbauannya saat menjadi narasumber dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator dengan tajuk "Keamanan Berinternet: Mencegah Penipuan di Ranah Daring", Rabu, 18 Mei 2022.

Farhan menjelaskan, phising merupakan modus penipuan daring yang dilakukan pelaku dengan menghubungi calon korban melalui e-mail, telepon, ataupun pesan teks dan mengaku sebagai perwakilan dari lembaga resmi.

Selanjutnya, mereka akan meminta data-data pribadi, perbankan, kartu kredit, dan kata sandi milik korban.

Baca Juga: Dikecam Rakyat, DPR RI Batalkan Proyek Pengadaan Gorden Rumah Dinas Senilai Rp43,5 Miliar

"Jadi, hati-hati sekali kalau ada yang menelpon mengaku sebagai customer service bank tempat anda membuka rekening, terus mintanya aneh-aneh dan tidak wajar, seperti data pribadi," jelasnya.

Halaman:

Editor: Imam Tamaim

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X