• Senin, 16 Mei 2022

PBNU Panggil PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo Terkait Deklarasi Capres Muhaimin Iskandar

- Minggu, 23 Januari 2022 | 13:00 WIB
Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). (ANTARA/Wahyu Putro A)
Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). (ANTARA/Wahyu Putro A)

ALONESIA.COM - Salah satu janji KH Yahya Cholil Staquf saat mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) adalah tidak mau membawa NU ke politik praktis.

Karena itu, Gus Yahya sebagai Ketum PBNU memenuhi janjinya itu dengan melakukan gebrakan.

PBNU memanggil Ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Banyuwangi dan Sidoarjo terkait dengan dugaan politik praktis. Yaitu memberikan dukungan kepada bakal calon presiden 2024.

Baca Juga: Horoskop Mingguan 23-30 Januari 2022 Aries, Taurus, Gemini, Cancer: Keberuntungan Finansial dan Konflik Berat

Meski Pemilu Calon Presiden dan Wakil Presiden belum dimulai, penegakkan prinsip tersebut sudah dilakukan PBNU.

"Atas arahan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, kami secara resmi memanggil Ketua Cabang NU Banyuwangi dan Sidoarjo," kata Ketua PBNU Amin Said Husni lewat keterangan tertulis, Minggu 23 Januari 2022.

Pemanggilan tersebut melalui surat resmi yang ditandatangani Ketua PBNU Amin Said Husni dan Wasekjen Nur Hidayat.

Baca Juga: Selain Pop Mie, Ternyata Ini yang Paling Laris di Rest Area Cirebon

Ketua PCNU Banyuwangi dipanggil setelah PBNU menerima laporan terkait agenda politik Pilpres 2024 yang melibatkan PCNU Banyuwangi.

Halaman:

Editor: Imam Tamaim

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ada Apa Wali Kota Ambon Dijemput Paksa KPK?

Jumat, 13 Mei 2022 | 18:54 WIB
X