• Senin, 16 Mei 2022

Groundbreaking Proyek Hilirisasi Batu Bara jadi DME, Jokowi: Saya Kejar Terus

- Senin, 24 Januari 2022 | 14:00 WIB
Presiden Jokowi melakukan groundbreaking proyek hilirisasi batu bara menjadi DME, di Muara Enim, Sumsel, Senin (24/01/2022).  (Setkab)
Presiden Jokowi melakukan groundbreaking proyek hilirisasi batu bara menjadi DME, di Muara Enim, Sumsel, Senin (24/01/2022). (Setkab)

ALONESIA.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter (DME) yang terletak di Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Senin (24/01/2022) pagi.

Menurut Jokowi, dirinya sudah memerintahkan soal ini enam tahun yang lalu. Namun, baru hari ini bisa dieksekusi.

"Alhamdulillah hari ini bisa kita mulai groundbreaking proyek hilirisasi batu bara menjadi DME,” ujar Presiden.

Dalam sambutannya, Kepala Negara pun kembali menegaskan pentingnya hilirisasi industri yang tidak hanya memberikan nilai tambah tetapi juga dapat menekan impor.

"Nilai impor LPG selama ini sangat besar, yaitu sekitar Rp80 triliun dari total kebutuhan yang mencapai sekitar Rp100 triliun per tahun," kata Jokowi.

Baca juga: Bertolak ke Sumsel, Jokowi Lakukan Groundbreaking Proyek Hilirisasi Batu Bara jadi Dimetil Eter (DME)

Masalahnya, pemerintah juga harus mengeluarkan subsidi sebesar Rp6-70 triliun untuk bisa mewujudkannya agar bisa dikonsumsi masyarakat dengan harga yang relatif terjangkau.

“Pertanyaan saya, apakah ini mau kita terus-teruskan? Impor terus? Yang untung negara lain, yang terbuka lapangan pekerjaan juga di negara lain, padahal kita memiliki bahan bakunya, kita memiliki raw material-nya, yaitu batu bara yang diubah menjadi DME,” kata Jokowi lebih lanjut.

Menurut Jokowi, jika hilirisasi batu bara menjadi DME yang merupakan proyek kerja sama antara PT Bukit Asam, Tbk, PT Pertamina, dan Air Products and Chemicals ini mulai berproduksi, maka akan mengurangi subsidi dari APBN sekitar Rp7 triliun.

Halaman:

Editor: Eep Khunaefi

Sumber: Setkab

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ada Apa Wali Kota Ambon Dijemput Paksa KPK?

Jumat, 13 Mei 2022 | 18:54 WIB
X