• Senin, 27 Juni 2022

6 Pegawai Pemda Bogor Diperiksa KPK, Saksi Kasus Suap Ade Yasin

- Jumat, 13 Mei 2022 | 20:53 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin yang ditangkap KPK dalam OTT. (Instagram@ademunawarohyasin)
Bupati Bogor Ade Yasin yang ditangkap KPK dalam OTT. (Instagram@ademunawarohyasin)

ALONESIA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa enam pegawai Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor sebagai saksi dalam kasus dugaan suap Bupati Bogor Ade Yasin.

Keenamnya adalah Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Bogor Andri Hadian, Subkoordinator Pelaporan Dinas BPKAD Hanny Lesmanawaty, Kasubbag Penatausahaan Keuangan Setda Kabupaten Bogor Tahun 2019-sekarang Ruli Fathurahman.

Kemudian, PNS/Kasi Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Desirwan, Kepala BPKAD Kabupaten Bogor Teuku Mulya, dan Inspektur/mantan Kepala BPKAD 2019-2021 Ade Jaya.

Baca Juga: Dijamu Santap Malam oleh Presiden Amerika, Jokowi Bicara soal Kemitraan Strategis Komprehensif

"Hari ini, pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021 untuk tersangka AY," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat 13 Mei 2022.

KPK telah menetapkan 8 orang tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor Tahun Anggaran 2021.

Sebagai pemberi di antaranya Bupati Ade Yasin (AY), Sekretaris Dinas Kabupaten Bogor Maulana Adam (MA), Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah (IA), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Bogor Rizki Taufik (RT).

Baca Juga: Antisipasi Penyusup pada Aksi May Day, Polisi Bakal Jaga Ketat Pintu Masuk GBK

Sementara 4 tersangka penerima suap antara lain pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat Anthon Merdiansyah (ATM), Arko Mulawan (AM), Hendra Nur Rahmatullah Karwita (HNRK), dan Gerri Ginajar Trie Rahmatullah (GGTR).

Halaman:

Editor: Imam Tamaim

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X