• Senin, 27 Juni 2022

Imunisasi Anak akan Terdata Digital di Aplikasi PeduliLindungi, Menkes: Tak Perlu Khawatir Hilang

- Jumat, 13 Mei 2022 | 22:19 WIB
Pendataan imunisasi anak anak dilakukan secara digital di PeduliLindungi. (BPMI Setpres)
Pendataan imunisasi anak anak dilakukan secara digital di PeduliLindungi. (BPMI Setpres)

ALONESIA.COM - Sebagai bagian dari transformasi digital kesehatan bidang layanan kesehatan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan melakukan digitalisasi data imunisasi anak di Indonesia.

Sistem pendataan imunisasi anak tidak lagi dilakukan manual melainkan langsung tersimpan di aplikasi PeduliLindungi seperti vaksinasi COVID-19.

Demikian yang disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dalam keterangan pers yang diakses di kanal YouTube Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jumat (13/05/2022).

Baca Juga: Presiden Jokowi Akan Hadiri KTT Khusus ASEAN-AS hingga Bertemu Wapres AS

“Terkait dengan imunisasi, kami akan melakukan digitalisasi penuh, sehingga semua anak-anak yang nanti kita lakukan imunisasi akan terekam individunya,” kata Menkes.

Menurut Budi, upaya digitalisasi data imunisasi ini akan memudahkan orang tua untuk mengakses data imunisasi anak setiap saat.

"Bahkan sampai belasan tahun ke depan tanpa perlu khawatir hilang, tercecer ataupun rusak, seperti kartu atau buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang selama ini digunakan untuk mencatat data imunisasi anak," kata Budi.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, Pemerintah Reaktivasi 300 Ribu Posyandu

Budi mengatakan bahwa setiap anak akan memiliki sertifikat elektronik yang disimpan secara digital.

Halaman:

Editor: Eep Khunaefi

Sumber: Youtube Kementerian Kesehatan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X